Social Icons

Senin, 01 Mei 2017

My-Beo, si Peniru Suara

Sebenernya sudah dari beberapa waktu yang lalu, si kakak kalo dibacakan buku selalu membeo. Iya mengulang / menirukan kembali apa yang saya bacakan.

Awalnya saya risih, ini kenapa sih anak, kok komat kamit mbeo apa yang saya bacakan. 
Pun ga hanya pas dibacakan buku, pas dia bertanya dan saya menjawab pun, dia juga begitu nggremeng mengulangi kata-kata saya.

Tapi setelah menyadari, mungkin ini salah satu cara belajar nya, yang menurut saya, cenderung auditory.

Kalau dulu, setiap di bacain anteng, ga membeo, tapi bertanya tentang banyak hal.
Sekarang dia mulai tertarik untuk bisa membaca sendiri. Jadi kadang saya mengeja sambil menunjukkan hurufnya. Dan semakin ke sini dia lebih sering membeo.

Kalau lagi buka buka bukunya sendiri, diapun sering berceloteh seakan lagi membaca tulisannya. Apalagi kalau membaca nya pake Epen, betah dia berlama lama, belasan buku tanpa jeda. Hehe


Selain membeo, si kakak juga ga bisa kalo dibacakan buku tanpa melihat gambarnya. Harus melihat bukunya tanpa terhalang apapun. Dari satu gambar yang dia lihat, bisa muncul rentetan pertanyaan yang out of the box. Yang suka bikin emaknya kliyengan menjawab. Heuheu 

Ya begitulah si kakak, sementara dugaan saya tentang gaya belajarnya, dia kombinasi auditory visual. Semoga benar ya, agar saya bisa memaksimalkan gaya ini untuk dia belajar banyak hal.
.
.
.
.
.
#tantangan10hari
#level4
#day5
#gayabelajaranak 
#kuliahbunsayiip

Tidak ada komentar:

Posting Komentar