Social Icons

Tampilkan postingan dengan label For Things to Change I Must Change First. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label For Things to Change I Must Change First. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Januari 2019

Dimanapun, tetap Bedtime Stories

Kemarin, Alhamdulillah kami sudah di Jawa. Dan menginap di rumah bulek, di Semarang sebelum melanjutkan ke Pekalongan. 
Tetep yaa, dimanapun, bedtime stories tak boleh ketinggalan. Malah kalau ini biasanya kakak yang merengek duluan. Hihihi kalau emaknya mah pinginnya langsung tidur karena capek perjalanan .Hahaha 

Tapi kakak mah gaa, kudu baca buku, biar bisa tidur nyenyak. Dan semalam kakak mjnta di bacakan buku Komik Adab di Tempat Umum. Belum selesai sudah lelap. Alhamdulillah ... 


Giliran mba, yang awalnya minta baca Little Abid. Tapi ga jadi, beralih le buku Confidence In Science . Dibacain beberapa halaman, eh minta pake epen. Yaudah di turutin dan ga lama dia pun terlelap. 

Yaa buku-buku selalu dibawa kemanapun mereka pergi. Minimal banget bawa 1 buku, maksimal?  Tak terhingga...kalau bisa mungkin serak buku dibawa semua. Hahaha


Boyongan Buku

Karena mau mudik, jadi fokuspun ke persiapan packing danlainlain. Maka lupa lagi deh mencatat buku apa yang dibaca anak-anak. 

Setiap hari kami baca buku, tapi seringkali lupa dituliskan. Ini mah emang murni kealpaan emaknya yang ga langsung mencatat. Alhasil sejak tanggal 20 tak teringat buku apa yang dibaca anak-anak. Huhuhu saking banyak dan randomnya koleksi buku yang diangkut ke kasur. 😁

Dan persiapan pulang, kami membawa beberapa buku koleksi. Ada 2 buku seri Widya Wiyata Pertama, 3 buku seri Cakrawala Pengetahuan Dasar, 3 buku seri Confidence In Science, 10 buku komik adab, 2 judul seri Little Abid (ga kefoto) , 1 judul Halo Balita dan 1 buku Nabiku Idolaku Balita juga ga kefoto. 😁


Dan semua ini fixed menambah beban biaya bagasi. Hahaha Tapi tak apa, karena memang setiap pulang kampung, kudu wajib bawa buku. Ga bisa ditinggal. Dan semua buku ini pilihan kakak. Sengaja saya meminya kakak memilih buku apa yang hendak dibawa. 

Rasanya pingin punya stok buku juga di Jawa, biar kalau pulang, ga bolak balik boyongan buku yang beraaat. Hahaha apalagi sudah ga free bagasi, jadi ya mikit kalo mau membawa lebih banyak. Sedangkan kalau ga membawa buku juga ga mungkin, karena kakak sudah candu sama buku .Biarpun buku yang sama dan sudah berulang kali dibaca, tetep minta dibacakan.

Minggu, 20 Januari 2019

Buah Literasi (8)

20 Januari 2018

Siang hari tidak baca buku semua, karena asyik main dirumah temannya. Sore hari mba minta dibacakan buku. Favoritnya seri Little Abid, ambil 2 judul yaitu Aku Mandi Sendiri dan Aku Tahu Darimana Aku Berasal.

Malamnya kakak minta dibacakan buku seri WWP judul Penemuan dan Reka Cipta. Namun baru 2 lembar, udah lelap doa. Saking kecapekan, siangnya ga tidur siang.  

Buah Literasi (7)

19 Januari 2018

Sesi booktime siang kakak baca buku seri CPD "Seindah Alam Aslinya". Kalau mba ga baca buku seri Abid judul "Gigiku Sehat".

Untuk malamnya kakak minta dibacakan buku Muhammad Teladanku, jilid Mutiara Hikmah dan Komik Adab Terhadap Keluarga. Mba ga baca buku, karena rewel minta jalan-jalan, padahal sudah malam. Alhasil nangis dan ga mau dibacakan buku. 

Buah Literasi (6)

Yaah saya merasa kewalahan kalau urusan membacakan buku ke anak-anak, sampai seringnya lupa ga tercatat buku apa saja yang dibaca hari ini.

Seperti hari Jumat ini, 18 Januari. Mencoba mengingat buku apa saja yang dibacakan ke mereka. Aneh kan?  Ngebacain sendiri sampe lupa judul bukunya. Jangankan buku, orang nonton film aja kalau sudah selesai suka ga tau tadi judulnya apa. Hahaha Paraah...

Dan karena sudah menjadi kebiasaan, saya pun tidak membuat perencanaan buku-buku apa yang akan dibaca. Hiks, manut saja sama kemauan anak-anak. Ambilnya buku apa, hayuk ajaah.

Jadi hari ini, ga ada buku yang dituliskan. Karena kecerobohan saya.  Hiks padahal mereka membaca buku. Tak apalah... Intinya kami sudah menjadikan buku sebagai bagian dari hidup kami, entah tercatat atau tidak. 

Buah Literasi (5)

Tanggal 17 Januari 

Pagi-pagi mba sudah membaca buku Halo Balita pake epen. 



Kakak baca seri CIS "Kapan Bumi Lahir" bareng sama temennya Naufal, ga kefoto karena rempong sama adikbayi. Hehe

Sesi booktime siang, kakak minta dibacakan seri CPD "Pak Badru Kebingungan". Kalau mba ga baca buku, karena asyik main. 

Sesi malam, melanjutkan Pak Badru dan mba ikut mendengarkan.

-----

Buah Literasi (4)

16 Januari 2019

Pada hari ini, kakak dan mba tidak begitu banyak membaca buku. 

Sesi siang mba baca 5 buku Nabiku Idolaku Balita. Dan kakak baca 1 buku CPD "Tania Piranti dan Geng Lacak"

Sesi malam, mba dibacain buku Franklin sama Abahnya.  kalau kakak minta dibacain komik adab saat fenomena alam. 

-----

Rabu, 16 Januari 2019

Buah Literasi (3)

Buah Literasi (3)

Kemarin, 15 Januari, hari Selasa jadwalnya Selasa Pustaka. Kami pergi ke perpustakaan 😍


Disana selain bermain, tentu saja tujuan utama adalah mencari buku untuk dibaca, yang dirumah tidak ada. Hehe

Kakak habis 4 buku minta dibacakan. 
"Seri Mengenal Profesi Diplomat"
"Rori ke rumah sakit"
"Menyantap Hidangan Lezat" dan "Gua Harta Karun"


Kakak juga belajar membaca sendiri yanh judul Menyantap Hidangan Lezat.


Kalau mba, di perpus dia ga baca buku. Hehe asyik main ajaa. 


Pulang kerumah, booktime siang, kakak baca 3 buku seri Bunda Ajarkan Aku Ibadah, judul Zakat, Puasa dan Mengaji. Kalau mba seri English Time "Animals" dan "Tomorrow". Keduanya baca pake bantuan elektronik pen. 

Booktime malam, karena kakak sudah ngantuk berat, belum dibacakan buku sudah terlelap. Kalau mba, dibacakan Abahnya 2 buku, seri Franklin "Helm Baru" dan buku "Where?  Dimana?  50 Pertanyaan dan Jawaban"

Yang dibaca Mba 

Yeaaah kakak 7 buku kemarin dan mba 4 buku. 
Buah Kakak

Buah Mba

Emak bapaknya? Masih belum bergerak 😭😭😭 Pegimane inii yaak, asa ga bisa nyelipin waktu barang sebentar buat baca buku. (banyak alasaan) 🙈
.
.
.
#PohonLiterasi #BuahLiterasi

Selasa, 15 Januari 2019

Buah Literasi (2)

Buah Literasi (2)

Pohonnya sudah berbuah 😍

Karena sudah menjadi kebiasaan setiap hari jadi kami tidak merasa kesulitan untuk melakukannya. Hehe hanya saja karena jarang dicatat buku apa yang sudah dibaca, jadi agak kagok aja 😆

14 Januari, kakak dan mba sama-sama membaca 7 buku. Ada judul buku yang sama, karena memang dibacakan nya bersamaan.

Buah Kakak


Buah Mba

Kakak sesi booktime siang membaca seri Confidence In Science yang judul Bagaimana Letusan Gunung Berapi dan Gempa Bumi Terjadi sama Apa Bedanya Makhluk Hidup dan Benda Mati. 

Kalau mba baca 2 buku seri Little Abid yang judulnya Gigiku Sehat dan Aku Bangga pada Mereka. 

Lanjut sesi malam, mba minta dibacain buku Nabiku Idolaku Balita yang Nabi Hud as dan Nabi Sulaiman as. Naah kakaknya juga ngikut ngeboyong buku Nabiku Idolaku Balita lagi ke kamar dan saya pun membacakannya sambil memakai boneka tangan. Hanya 3 judul buku saja yaitu Nabi Ya'qub,  Nabi Yusuf dan Nabi Syu'aib. Setelah nya masing-masing asyik main.

Sesi Malam

Dan ga afdhol kalau kakak mau merem kok tanpa baca buku. Maka 2 buku lagi khusus dibacakan buat kakak yaitu seri mengenal profesi Masinis dan seri Cakrawala Pengetahuan Dasar "Berdeguel si Cemerlang". Kalau mba karena sudah ngantuk, gampang lelap ditangan lembut Abahnya. Hehe

Yeaaah... Buah mereka berdua rimbun 😍 buah emaknya? 😭 huhuhu belum bisa melanjutkan baca buku lagi karena eh karena..... (banyak alasan #plak). Kalau Abahnya pun belum 🤭 

Yayaya... Kami kalah sama anak-anak yang setiap hari nagih baca buku. Semoga besok emak bapaknya juga menyempatkan baca buku ye.... 
.
.
.
#PohonLiterasi #BuahLiterasi #TheExplorerFamily

Minggu, 13 Januari 2019

Pohon Literasi (1)

Kebiasaan membacakan buku sudah sejak kakak berusia 2 tahun.  Dan seringnya tanpa di catat buku apa saja yang sudah pernah dibacakan. Begini ini... Karena sudah menjadi kebiasaa, rasanya tak perlu lagi dokumentasi. 🙈

Nah untuk pohon literasi ini kami baru bikin, memakai ranting pohon jambu depan rumah. 🙊 ini hasil karya Abah dan kakak pagi tadi. Saya bagian membuat buah apel yang nanti dicantolin di pohonnya. 




Ohya, untuk booktime, kami sudah punya waktu tersendiri. Untuk kakak waktu dibacakan buku di jam 2 siang dan jam 9 malam sampai tertidur. Diluar waktu itu membaca pakai epen. Untuk adiknya mengikuti kakaknya. Gantian. 

Untuk kakak dan mba, kemarin sudah baca cemmacem buku. Hihihi kakak lagi demen seri Cakrawala Pengetahuan Dasar, sudah dibacakan judul Detektif kota bingar, Pencarian tujuh Saudara, Perjalanan Mikronaut dan  Silsilah Keluarga. 


Kalau mba lagi demen seri Little Abid. Sekali bacain bisa 4 buku, tapi ga di foto. Bisa buyar kalau tahu di foto malah minta pinjam HP. 🙊

Untuk saya sendiri, mulai 2019 mencanangkan "SUKSES SAYA MINGGU INI" dengan salah satu listnya adalah mengkhatamkan 1 judul buku per pekan. Dan baru mulai buku tentang tumbuh kembang Anak (belum khatam)

Untuk suami, belum membaca buku selain setumpuk dokumen sekolah. Hihihi sedang mempersiapkan persiapan ujian nasional siswanya, jadi belum selo baca buku.

Kira-kira buah siapa yaa yang bakal banyak menghiasi pohon literasi ini? ? Lets see...
.
.
.
#PohonLiterasi #BuahLiterasi #ExplorerFamily #dls

Kamis, 15 Juni 2017

New Book : Happy Little Soul



Dan rejeki tak disangka pun tiba.
Buku yang lagi happening dan memang ingin beli, tapi belum kebeli, tiba tiba mendarat cantik dirumah. Hadiah dari sese-emak sebagai bentuk apresiasi atas pencapainku 2 bulan belakangan.

Yah, dan kebetulan juga lagi butuh fresh book (padahal beberapa yang dilemari juga belum khatam dibaca) 😏. Hihihi. Semoga yang ini bisa dibabat habis segera yah. Biar deretan judul yang lain segera di jamah juga.

Belakangan saya memang demen baca buku parenting, umum kali ya, bacaan emak emak buku parenting yang menginspirasi. Awal-awal semua buku parenting yang lagi ngehits dibeli, dibaca sekilas, teronggok dilemari. Satu dua tiga, kok semua berbeda tentang mendidik anaknya. Masing-masing punya versi sendiri. Dan sayapun oleng, mulai bingung, mana yang mau dijadikan pegangan. Emak labil. 😆

Bersyukur ikut matrikulasi IIP, jadi tau kalau seperti itu namanya kita terkena tsunami informasi. Semua informasi diterima tanpa disaring, jadi kita bingung dah. Dan saya juga akhirnua tau bahwa masing masing keluarga punya core value yang berbeda, jadi pantas saja parenting si A berbeda sama si B. Pun kalau kita akan terapkan ke keluarga kita belum tentu akan cocok.

Akhirnya dari situ mulai menyaring mana yang cocok untuk core value kelurga kami, buku buku itulah yang akan kami santap. Biar ga oleng dan muntah muntah karena kebanyakan teori parenting dan ga bisa dipraktekkan secara nyata, karena core value yang berbeda.

Back to the new book. Happy Little Soul. Buku yang ditulis oleh Retno Hening ini dari cover dan judulnya sudah menarik banget, sudah kebayang cerita seru pengasuhan si ibuk mendidik Kirana yang dikemas dengan bahasa ringan. Kenapa sudah kebayang seperti itu sebelum membaca? Ya karena saya beberapa kali sempat stalking instagram si Ibuk, jadi ya punya gambaranlah ya sedikit. Hihihi

But, membaca buku bagi emak emak berbalita dua itu butuh timing yang pas. Baru buka cover, udah disuruh minta bacain buat si kakak. Doi penasaran buku apa itu. Tapi saya kekeh ga mau bacain, karena ini buku orang dewasa. Akhirnya mau mengalah dan ambil bukunya sendiri.

Yah begitulah kalau anak sudah kenal buku, mintanya dibacain buku apapun itu, ga peduli buki dewasa. Cuma saya belum siap kalau diberondong pertanyaam tentang kosa kata yang belum dia mengerti, heuheu. Jadi milih aman aja nyari alasan. 😁

Terus sekarang sudah dibaca bukunya?
Belum semua, masih 2 judul pertama. Prolog tentang kisah si Ibuk Retno Hening awal kehamilan. Masih biasa aja, belum asyik. Hehe ya karena baru prolog. Nah rencana mau dilanjutkan malam ini bacanya, mumpung mata masih seger. Iyalah seger, baru aja bangun tidur dari tadi jam9 malam. Heuheu biasa emak emak ngeloni anak ikut bablas tidur. 😂

Tapi sebelum baca, nulis ini dulu, hihihi. Nanti setelah selesai membaca, lanjut nulis lagi reviewnya. Semoga ga pake lama yah... Aamiin
.
.
.
.
.
#day4
#gamelevel5
#kuliahbunsay

Sabtu, 10 Juni 2017

Keep Calm & Reading Book


Ga usah disuruh ataupun diajak, si kakak ini tiap saat selalu minta dengan sendirinya dibacain buku.
Sampe kadang saya yang merasa "capek" karena seharian ditodong bacain buku berkali kali. 😬 heuheu

Iya, kakak ini sudah candu sama buku. Walaupun belum bisa baca dan baru mulai mengenal alfabet, tapi kebiasaan yang bermula dari sarana WWL, berlanjut hingga sekarang dan bikin dia ketagihan sama aktivitas baca buku.

All day long, selalu minta dibacakan buku. Saya jadi ngaca dan malu sendiri 🙈
. Sehari kakak bisa habis beberapa buku, sedangkan saya? Aaah sebulan aja kelar 1 buku itu udah luar biasaaaa. 😔🙊

Kalaupun saya ga sempat membacakan, dan hasrat nya ingin baca buku menggebu, dia bakal nyari epen dan membaca sendiri dengan elektronik pen nya.


Bersyukur ada si epen ini, jadi terbantu saat saat saya ga bisa membacakan buku karena sibuk urusan dapur, dia yang menemani kakak baca buku.

Nah keiasaan kakak bercengkrama sama buku rupanya menular ke adeknya yang baru 14bulan. Si adek yang dari lahir sudah terbiasa melihat pemandangan kakak baca buku, dan dimana mana ada buku, diapun jadi excited sama buku.

Sudah pinter bolak balik buku, sudah bisa menyimak kalo lagi di bacakan dan terlebih sudah bisa berebut buku yang dibaca kakaknya..heuheu pun sudah bisa 'memakai' epen untuk dengerin suara kucing di bukunya. 😂


Yah, kebiasaan yang bermula dari sarana WWL, sudah mendarah daging di diri si kakak dan mulai meracuni adek. Semoga kebiasaan baik bercengkrama dengan buku ini bisa langgeng sampai mereka besar dan menjadi jembatan mereka lebih mengenal Rabb-nya, selalu mencari sumber kebenaran dari sumber segala sumber dan menjadikan mereka pribadi yang haus akan ilmu dimanapun dan kapanpun. Aamiin