Social Icons

Minggu, 09 September 2018

Ganti Perintah dengan Pilihan : Anak Memilih dengan Bahagia tanpa Drama

Ganti Perintah dengan Pilihan 

Kemarin saat kita jalan ke expo (aka pasar malam), kami singgah di masjid untuk sholat Maghrib. Karena sudah terbiasa dengan masjid Baiturahman (dibawah masjid kantor Abah nya dan dulu kakak sekolah disana). Maka kakak pun merasa bebas. Lari-larian sama adiknya. 😣

Berhubung waktu maghrib, jamaah masjid pun banyak. Sebelum kakak ditegur oleh jamaah lain, saya panggil dan berbicara dengan pelan 

"Kakak tau ini dimana?"
"Di Masjid mi"
"Kalau di masjid adabnya gimana?"
"Diam, duduk, nunggu iqomah"
"Silakan dilakukan, bisa kan?"
"Bisa mi".

Dan kakak pun berjalan pelan ke arah jamaah laki-laki.

Saya berusaha tenang dan mengajukan pertanyaan yang kakak sudah tahu jawabannya. Iya agar dia menyadari sendiri mana yang baik dan kurang baik. Terlebih di masjid.

Waktu di expo, kakak pun mulai meminta beli mainan dan main di arena permainan. 

"Nanti main mobil itu ya mi, sama beli mainan robot"

"Kakak pilih salah satu, mau beli mainan atau bermain itu?" kata saya sambil nunjuk arena permainan.

Diapun mikir. Menimbang baiknya beli mainan atau bermain ya? Dan diapun jawab

"Mi, kita beli eskrim saja,  habis itu main itu. Ga usah beli mainan. Oke?"

"Oke kak"
Kami pun melenggang beli 2 es krim untuk kakak dan adik.

"Habiskan dulu ya eskrim nya, baru kita main." kata saya

"Iya mi" jawab kakak 

Mereka berdua pun semangat bermain di arena permainan sampai basah kuyup keringatan.
 
Kakak memilih main diarena ini, diapun antusias menyalurkan energinya sampai basah kuyup berkeringat.

Alhamdulillah,..biasanya setiap kali ke expo, perdebatan klasik ya masalah beli mainan dan bermain di arena permainan ini sering berakhir pada kakak yang kecewa karena diputuskan sepihak "tidak boleh beli mainan itu atau tidak boleh bermain itu". Tapi kali ini kakak membuat pilihan sendiri dan dengan sadar tidak membeli mainan. Jadi sampai rumah pun dia tidak menagih macem-macem, karena sadar akan pilihannya. 

Saya pun lebih bahagia, kakak tidak merengek ga jelas. Dan sebagai hadiah, saya pun menuruti keinginan kakak membeli takoyaki.
.
.
.
#komunikasiibudananak #komunikasiproduktif #tantangan10hari #gamelevel1 #harike3 #kuliahbundasayang #institutibuprofesional

Tidak ada komentar:

Posting Komentar