Hectic Day
Agenda dadakan selalu bikin hectic. Kebiasaan suami yang sukanya serba mendadak, berimbas pada emosi jiwa dan raga. #eh 😆
Ya rencana Ibu mertua mau datang kesini mendadak, tiba-tiba aja hari Jumat beliin tiket buat hari Senin dan kita jemput hari Ahad berangkat dari rumah. Aaah apa kabar cucian dan rumah berantakan?
Hari Ahad pun pagi hari sudah mulai hectic. Ngejar ngelarin cucian, ngejar beresin rumah, adik bayi yang aduhai nempel nya dan deadline sana sini yang kudu diselesaikan sebelum keluar rumah. Masya Allah ini sukses membuat komunikasi sama kakak hancur berantakan ðŸ˜
Niat hati saya mau bikin kue bolu buat bekal perjalanan, karena bahan-bahan untuk membuat brownies kesukaan kakak ga lengkap. Eh kakak protes dengan rengekan minta dibikinkan brownies dengan terus menerus neminta Abah nya beliin bahan yang belum ada.
"Ayo Abah, beli milo"
"Fatih mau bikin brownies, ga mau bolu." dengan nada ketus dan keras dia menyampaikan.
Karena saya yang sedari pagi udah ga bisa kontrol emosi, menanggapi kakak yang merengek sayapun terpancing
"Ummi ga tuli kak, ngomong pelan-pelan bisa?" dengan nada ketus
Kakakpun ngomong pelan dengan rasa takut.
Lanjut sesi bikin brownis, saat mau masukkan milo, drama lagi antara 3 anak. Kakak dan adik nya berebut mau bikin milo, adik bayi nangis karena ngantuk. Wuiih kepala mau pecah, detak jantung lebih cepat jedag jedug.
Kakak ga sengaja menumpahkan air kena omelan. Adiknya yang menuang milo terlalu banyak pun tak luput kena omelan. huaaaa ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Akhirnya setelah brownies masuk smart cooker, mulai bisa calm down dan melipir sebentar ke kamar, sembari ngeloni adik bayi. Inhale exhale....
Memang emosi ini yang menjadi kunci nya. Kalau sadar dan bisa mengendalikannya, komunikasi bisa lebih terarah dan produktif. Tapi kalau nurutin emosi? Ya yang ada anak kena imbas omelan dan itu terjadi hari ini. ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Lepas brownis matang dan saya memilih meluapkan emosi ke beresin semua yang berantakan sebelum berangkat. Saya luapkan emosi buat menyapu, mengepel, cuci piring dan apa aja yang ada didepan maya, biar energi buat emosi habis. Alhamdulillah lepas itu, emosi kembali terkontrol dan kami pun berangkat dengan penuh suka cita. Bye bye emosi, welcome back komunikasi produktif.
Dan inilah brownis bekal perjalanan yang bikinnya penuh drama, tapi tak mengurangi enaknya kue kesukaan kakak.
.
.
.
#komunikasiibudananak #komunikasiproduktif #tantangan10hari #gamelevel1 #harike4 #kuliahbundasayang #institutibuprofesional

Tidak ada komentar:
Posting Komentar